Masyarakat yang menemukan posisi desil kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak sesuai dengan keadaan ekonomi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan data. Proses tersebut tersedia secara online melalui aplikasi Cek Bansos dan juga dapat disampaikan langsung kepada pemerintah desa, kelurahan, atau dinas sosial.
Desil digunakan untuk mengelompokkan keluarga berdasarkan kondisi kesejahteraan sosial ekonomi. Pembagiannya mencakup desil 1 hingga 10. Semakin rendah angka desil, semakin rendah pula tingkat kesejahteraannya. Untuk sejumlah program bantuan sosial, desil 1 sampai 4 menjadi kelompok yang mendapat prioritas.
Posisi desil juga tidak selalu menunjukkan bahwa kondisi ekonomi sebuah keluarga benar-benar mengalami perubahan. Pergeseran dapat terjadi ketika data mengalami pembaruan, sinkronisasi, verifikasi, maupun perbandingan dengan kondisi sosial ekonomi keluarga lainnya.
Mengapa Desil Bansos Bisa Tiba-Tiba Naik?
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan bahwa perubahan posisi desil berkaitan dengan proses pencocokan dan pemeriksaan data yang berasal dari berbagai sumber. Data tersebut antara lain berasal dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) serta hasil sensus ekonomi.
Dalam siaran pers pada Jumat (4/9/2026), Gus Ipul menyampaikan bahwa terdapat 12 juta data baru dari BKKBN yang telah masuk, tetapi seluruhnya belum selesai melalui proses verifikasi dan validasi.
“Baru masuk 12 juta data baru dari BKKBN yang belum dilakukan verifikasi dan validasi. Sehingga loncat-loncat,” kata Gus Ipul.
Pemerintah kemudian melakukan penataan sekaligus pemeriksaan ulang terhadap data tersebut. Menurut Gus Ipul, proses ini diharapkan dapat membuat posisi desil menjadi lebih stabil dan akurat dalam waktu 1-2 minggu.
Penentuan kelompok desil juga mempertimbangkan berbagai aspek kehidupan keluarga. Beberapa faktor yang diperhitungkan meliputi kondisi rumah, sumber air minum, energi yang digunakan untuk memasak, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, susunan keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, serta kondisi disabilitas.
Desil Naik Tidak Berarti Bansos Langsung Dihentikan
Kenaikan desil tidak secara otomatis membuat seseorang kehilangan bantuan sosial. Masyarakat yang mengalami perubahan posisi tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa namanya telah dikeluarkan dari daftar penerima bansos.
Gus Ipul menjelaskan bahwa perubahan desil belum serta-merta menentukan pencoretan penerima. Penetapan penerima bantuan tetap mengikuti tahapan dan periode penyaluran yang telah ditetapkan.
“Tidak serta-merta orang yang sekarang desilnya berubah, itu otomatis dicoret (bansosnya). Karena masih menunggu penetapan pada awal bulan penyaluran,” ujar Gus Ipul.
Kementerian Sosial (Kemensos) juga menjelaskan bahwa desil tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran untuk menyatakan seseorang berada dalam kondisi kaya atau miskin. Nilai tersebut dapat bergerak ketika data sosial ekonomi diperbarui atau ketika posisi sebuah keluarga dibandingkan dengan keluarga lainnya.
Cara Memperbaiki Desil Bansos lewat HP
Masyarakat yang menilai data desilnya tidak menggambarkan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos. Informasi yang disampaikan dalam pengajuan harus berdasarkan keadaan yang benar.
Berikut tahapan yang dapat dilakukan:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
- Buat akun apabila belum memiliki akun atau masuk menggunakan akun yang sudah terdaftar.
- Buka fitur “Usul Sanggah” atau “Usulkan Pembaruan” sesuai pilihan yang tersedia.
- Pilih menu “Request Pembaruan Data”.
- Isi data serta pertanyaan yang diminta oleh sistem.
- Masukkan dokumen pendukung jika diperlukan, termasuk foto Kartu Keluarga (KK).
- Lampirkan foto rumah dari bagian depan dan bagian dalam sesuai ketentuan pengajuan.
- Teliti kembali seluruh data yang sudah dimasukkan.
- Tekan “Submit” untuk mengirim pengajuan.
Pengiriman permohonan tidak langsung membuat posisi desil berubah. Data yang diajukan tetap harus diperiksa dan diverifikasi terlebih dahulu untuk memastikan informasi tersebut sesuai dengan keadaan sebenarnya di lapangan.
Cara Mengajukan Perbaikan Desil Secara Langsung
Pengajuan pembaruan data juga dapat dilakukan tanpa menggunakan aplikasi. Masyarakat dapat mendatangi kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial sesuai wilayah tempat tinggal.
Tahap pengajuannya meliputi:
- Datang ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial sesuai domisili.
- Membawa dokumen kependudukan yang diperlukan.
- Menjelaskan bahwa terdapat perbedaan antara data desil dengan kondisi ekonomi sebenarnya.
- Mengikuti mekanisme pengajuan yang diberikan petugas.
- Menunggu data diusulkan untuk diperbarui.
- Mengikuti proses verifikasi apabila diperlukan.
Pada keadaan tertentu, pendamping sosial juga dapat melakukan pengecekan langsung. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mencocokkan informasi yang diajukan dengan kondisi penerima di lapangan.
Cara Cek Desil dan Status Bansos
Masyarakat dapat kembali memeriksa informasi setelah mengajukan pembaruan. Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos maupun aplikasi Cek Bansos.
Cek Desil melalui Situs Cek Bansos
Pengecekan menggunakan ponsel dapat dilakukan dengan langkah berikut:
- Buka browser pada HP.
- Masuk ke situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Isi kode captcha yang tersedia.
- Tekan “Cari Data”.
- Tunggu hingga hasil pencarian muncul.
Informasi yang ditampilkan dapat berupa nama penerima, kelompok desil, periode bantuan, serta jenis bansos yang diterima apabila nama tersebut tercatat sebagai penerima.
Cek Desil melalui Aplikasi Cek Bansos
Pemeriksaan juga tersedia melalui aplikasi dengan tahapan berikut:
- Buka aplikasi Cek Bansos.
- Pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Tekan “Cari Data”.
- Periksa kelompok desil dan informasi bantuan yang muncul.
Desil 1 sampai 4 Menjadi Prioritas Bansos
DTSEN membagi tingkat kesejahteraan keluarga ke dalam 10 kelompok desil. Desil 1 berada pada tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Secara umum, desil 1 sampai 5 mencakup kelompok miskin hingga rentan miskin. Kemudian desil 6 sampai 8 berada pada kelompok ekonomi menengah, sementara desil 9 dan 10 termasuk kelompok ekonomi teratas.
Untuk sejumlah program bantuan sosial, desil 1 sampai 4 menjadi kelompok yang diprioritaskan. Karena itu, apabila posisi desil yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi keluarga, masyarakat dapat menggunakan mekanisme pembaruan data yang tersedia.
Data Bansos Diperbarui Secara Berkala
Data sosial ekonomi masyarakat tidak bersifat permanen. Pemerintah melakukan pemutakhiran secara berkala agar informasi yang digunakan dapat mengikuti perubahan kondisi keluarga.
Pada Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, pemutakhiran dilakukan setiap bulan. Sementara itu, pembaruan data untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako dilakukan setiap tiga bulan.
Perbedaan waktu pemutakhiran tersebut memungkinkan posisi desil maupun status penerima bantuan berubah dibandingkan periode sebelumnya.
Masyarakat yang menemukan perubahan pada data sebaiknya melakukan pengecekan melalui kanal resmi. Apabila terdapat informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, pengajuan pembaruan dapat dilakukan melalui mekanisme yang tersedia.
Pengajuan Perubahan Desil Harus Sesuai Kondisi Sebenarnya
Perubahan desil bukan proses untuk memilih kelompok kesejahteraan sesuai keinginan. Posisi setiap keluarga ditentukan berdasarkan pengolahan serta penilaian terhadap data sosial ekonomi yang dimiliki pemerintah.
Karena itu, masyarakat perlu memberikan keterangan yang benar ketika mengajukan pembaruan. Dokumen dan informasi yang disampaikan harus menggambarkan kondisi keluarga secara nyata sehingga proses pemeriksaan dapat dilakukan berdasarkan keadaan yang sebenarnya.
Dengan demikian, masyarakat dapat mengajukan perbaikan desil bansos yang tiba-tiba naik melalui aplikasi Cek Bansos maupun secara langsung lewat desa, kelurahan, atau dinas sosial. Namun, pengajuan tersebut tidak langsung mengubah posisi desil karena data masih harus melalui pemeriksaan dan verifikasi sebelum pembaruan ditetapkan.











