Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih dapat memantau penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 hingga September 2026.
Periode tersebut mencakup bantuan untuk Juli, Agustus, dan September, sehingga penerima dapat mengecek status kepesertaan melalui layanan resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
Pemeriksaan status PKH dapat dilakukan secara online dengan memasukkan 16 digit NIK yang tertera pada KTP. Masyarakat dapat menggunakan situs Cek Bansos atau aplikasi Cek Bansos untuk melihat informasi bantuan yang tercatat.
Jadwal Pencairan PKH Tahap 3
Penyaluran PKH dalam satu tahun dibagi menjadi empat tahap. Setiap tahap mencakup bantuan untuk tiga bulan.
Rincian periode penyaluran PKH 2026 adalah:
- Tahap 1: Januari, Februari, dan Maret.
- Tahap 2: April, Mei, dan Juni.
- Tahap 3: Juli, Agustus, dan September.
- Tahap 4: Oktober, November, dan Desember.
Dengan pembagian tersebut, September 2026 merupakan bulan terakhir dalam periode PKH tahap 3. Meski demikian, bantuan tidak diberikan secara bersamaan kepada seluruh KPM.
Cara Cek PKH September 2026 Melalui Website
KPM dapat memeriksa status penerima PKH menggunakan NIK melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos. Tahapannya sebagai berikut:
- Buka browser menggunakan HP atau perangkat lainnya.
- Akses laman resmi Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang tersedia.
- Tekan Cari Data.
- Tunggu hingga proses pencarian selesai.
- Periksa hasil yang ditampilkan, termasuk status kepesertaan dan informasi jenis bantuan.
- Apabila NIK masih tercatat sebagai penerima, informasi PKH akan muncul berdasarkan data yang tersedia dalam sistem.
Cek PKH Melalui Aplikasi Cek Bansos
Pemeriksaan juga bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos resmi milik Kemensos. Pengguna dapat mengikuti langkah berikut:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari toko aplikasi resmi.
- Buka aplikasi dan masuk ke akun.
- Pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Selesaikan verifikasi yang diminta.
- Lihat hasil pencarian untuk mengetahui status bantuan.
- Pengisian identitas harus dilakukan dengan benar dan sesuai dokumen kependudukan agar informasi yang dicari dapat ditemukan oleh sistem.
Besaran PKH September 2026
Besaran bantuan PKH yang diterima setiap KPM berbeda sesuai komponen penerima dalam keluarga. Rinciannya sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun.
- Anak usia dini: Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun.
- Siswa SD: Rp225.000 per tahap atau Rp900.000 per tahun.
- Siswa SMP: Rp375.000 per tahap atau Rp1.500.000 per tahun.
- Siswa SMA: Rp500.000 per tahap atau Rp2.000.000 per tahun.
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun.
- Lansia 60 tahun ke atas: Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun.
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap atau Rp10.800.000 per tahun.
- Jumlah yang diterima setiap KPM dapat berbeda karena disesuaikan dengan komponen yang tercatat dalam keluarga.
Kesimpulan
Penerima perlu memahami bahwa status terdaftar belum berarti bantuan telah dicairkan karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap.









