Masyarakat bisa mengetahui posisi desil kesejahteraan keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui ponsel. Proses pengecekan dilakukan secara online dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP.
Informasi tersebut dapat dilihat melalui situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos). Hasil pencarian dapat memberikan gambaran mengenai data keluarga yang tercatat sekaligus posisi desilnya.
Desil digunakan dalam pemetaan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Pemerintah memanfaatkannya sebagai salah satu pertimbangan untuk menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Data desil tidak bersifat tetap. Perubahan kondisi ekonomi maupun sosial dalam sebuah keluarga dapat menyebabkan posisi desil berubah setelah dilakukan pemutakhiran. Karena itu, pengecekan secara berkala dapat dilakukan, baik oleh masyarakat yang sudah menerima bantuan maupun yang baru mengajukan diri.
Cara Cek Desil DTSEN September 2026 melalui HP
Pengecekan dapat dilakukan menggunakan HP yang memiliki koneksi internet. Sebelum memulai, siapkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP serta kode verifikasi yang nantinya muncul pada halaman pengecekan.
Cek Desil di Situs Cek Bansos Kemensos
Salah satu cara yang dapat digunakan adalah melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka browser melalui HP.
- Akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Ketik NIK 16 digit sesuai yang tercantum pada KTP.
- Masukkan huruf kode atau captcha yang tersedia.
- Jika captcha kurang jelas, lakukan pemuatan ulang sampai kode dapat terbaca.
- Periksa kembali NIK dan kode verifikasi yang dimasukkan.
- Tekan tombol CARI DATA.
- Tunggu sampai hasil pencarian muncul.
- Perhatikan nama, informasi desil, dan status bantuan yang ditampilkan.
Informasi yang muncul dapat menjadi gambaran awal mengenai posisi desil keluarga dalam DTSEN. Namun, desil tidak sama dengan status penerima bantuan. Desil menunjukkan posisi relatif kesejahteraan keluarga, sedangkan penerima bansos ditentukan berdasarkan persyaratan dan sasaran setiap program.
Cek Desil Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
Pengecekan juga tersedia melalui aplikasi Cek Bansos Kementerian Sosial. Pengguna dapat mengaksesnya langsung dari HP setelah aplikasi terpasang.
Tahap pengecekannya yaitu:
- Unduh aplikasi Cek Bansos.
- Jalankan aplikasi setelah proses pemasangan selesai.
- Pilih menu Cek Bansos.
- Masukkan NIK 16 digit.
- Pastikan angka NIK sudah sesuai dengan KTP.
- Pilih Cari Data.
- Tunggu sistem memproses permintaan.
- Lihat informasi desil dan status bantuan yang ditampilkan.
Apabila informasi yang muncul berbeda dengan kondisi keluarga sebenarnya, masyarakat dapat menggunakan jalur resmi yang tersedia untuk mengajukan pembaruan data.
Cara Mengetahui Desil NIK di DTSEN BPS
Selain melalui Cek Bansos, artikel sumber menyebut pengecekan data DTSEN juga dapat dilakukan melalui laman DTSEN BPS di dtsen-form.bps.go.id.
Berikut alurnya:
- Buka laman DTSEN BPS menggunakan browser.
- Pilih menu Lainnya.
- Masukkan NIK.
- Isi kode captcha.
- Tekan Cek Data.
- Jika NIK tercatat dalam basis data DTSEN, sistem akan memberikan pemberitahuan.
- Tutup pop-up yang muncul.
- Pilih menu Cek Desil.
- Masukkan tanggal lahir dan captcha.
- Klik Cari Data untuk melihat informasi desil.
Saat melakukan pengecekan, pastikan alamat situs sudah benar sebelum memasukkan NIK atau informasi pribadi. Untuk pengecekan melalui Kemensos, kanal yang digunakan adalah cekbansos.kemensos.go.id.
Mengenal Desil dalam DTSEN
Desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif kesejahteraan sosial dan ekonomi. DTSEN membaginya menjadi 10 kelompok, mulai dari posisi kesejahteraan paling rendah sampai yang paling tinggi.
Penentuan desil mempertimbangkan sejumlah kondisi sosial ekonomi keluarga. Berdasarkan Siaran Pers BPS Nomor 32/02500/HM.240/2026, beberapa aspek yang menjadi bagian dalam penilaian meliputi:
- Pendapatan dan pengeluaran keluarga.
- Kondisi bangunan tempat tinggal.
- Daya listrik.
- Kepemilikan aset.
- Pendidikan anggota keluarga.
- Pekerjaan.
- Ketersediaan sanitasi dan akses air bersih.
- Akses terhadap fasilitas kesehatan.
- Jumlah anggota keluarga.
- Keberadaan anggota keluarga yang tergolong rentan, seperti anak-anak, lansia, atau penyandang disabilitas.
Karena menggunakan berbagai indikator tersebut, desil tidak dapat diartikan sebagai ukuran langsung dari penghasilan bulanan. Angka desil menunjukkan posisi kesejahteraan relatif keluarga dalam pemeringkatan DTSEN.
Arti Desil 1 sampai 5
Semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi kesejahteraan relatif keluarga dalam pemeringkatan DTSEN.
Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah atau 10 persen terbawah. Kelompok ini dikategorikan sebagai sangat miskin.
Desil 2 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan rendah yang dikategorikan sebagai miskin.
Desil 3 mencakup keluarga yang berada dalam kondisi rentan miskin atau hampir miskin. Kelompok ini masih dapat mengalami tekanan ekonomi apabila terjadi perubahan besar dalam kondisi rumah tangga.
Desil 4 termasuk kelompok yang menjadi perhatian dalam penentuan sasaran sejumlah program bantuan sosial. Kondisi ekonominya berada di atas kelompok desil sebelumnya, tetapi masih memiliki tingkat kerentanan tertentu.
Desil 5 berada dalam kelompok menengah bawah. Kondisi ekonominya relatif lebih baik dibandingkan desil 1-4, meskipun belum sepenuhnya terbebas dari tekanan ekonomi.
Desil 5 juga dapat menjadi kelompok yang diusulkan untuk program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, turut menyampaikan bahwa kelompok desil 1 sampai 5 menjadi bagian dari sasaran bantuan berbasis digital.
“Saya kira desil 1 sampai 5, desil 1 sampai 5,” ujar Luhut saat konferensi pers di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Arti Desil 6 sampai 10
Kelompok desil 6 hingga 10 secara umum menunjukkan tingkat kesejahteraan yang relatif lebih tinggi. Kelompok tersebut mencakup masyarakat dari kategori menengah sampai kelompok dengan posisi kesejahteraan tertinggi.
Adapun desil 10 berada pada posisi kesejahteraan relatif paling tinggi dalam pemeringkatan DTSEN.
Meski demikian, angka desil tidak dapat dijadikan patokan tunggal untuk menentukan seseorang pasti mendapatkan atau tidak mendapatkan seluruh jenis bantuan sosial. Setiap program mempunyai kriteria, sasaran, serta ketentuan tersendiri.
Desil 1-4 Menjadi Sasaran Sejumlah Bansos
Kelompok desil 1 sampai 4 menjadi salah satu sasaran utama dalam penentuan penerima sejumlah program perlindungan sosial.
Beberapa program yang dapat menyasar kelompok tersebut meliputi:
- Program Keluarga Harapan (PKH).
- Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
- Bantuan beras.
- Program Indonesia Pintar (PIP).
Namun, seseorang yang berada pada desil 1-4 tidak otomatis mendapatkan semua program tersebut. Penetapan penerima tetap dilakukan berdasarkan kriteria dan mekanisme yang berlaku pada masing-masing program.
Alasan Desil DTSEN Perlu Diketahui
Posisi desil menjadi salah satu informasi yang digunakan pemerintah ketika menentukan sasaran program perlindungan sosial. Pemanfaatan DTSEN ditujukan untuk membantu proses perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi program sosial berdasarkan kondisi masyarakat.
Pemutakhiran data juga dapat memengaruhi kelompok penerima bantuan. Sebelumnya, pemerintah mencatat terdapat 4.330.417 keluarga penerima manfaat (KPM) baru pada desil 1 sampai 4 yang sebelumnya belum memperoleh bantuan. Penambahan tersebut terjadi setelah DTSEN digunakan sebagai basis penyaluran bansos pada Triwulan II 2025.
Dengan adanya pembaruan data, perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dapat memengaruhi posisi desil sekaligus sasaran program yang diterima.
Apakah Desil DTSEN Dapat Berubah?
Desil DTSEN dapat berubah karena data tersebut bersifat dinamis. Pemutakhiran data dan perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dapat memengaruhi hasil pemeringkatan.
Beberapa kondisi yang dapat berkaitan dengan perubahan tersebut antara lain pekerjaan, aset, tempat tinggal, kondisi rumah tangga, serta faktor sosial ekonomi lainnya.
Masyarakat yang menilai data desilnya tidak menggambarkan keadaan sebenarnya dapat mengajukan pembaruan melalui mekanisme resmi. Pengajuan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos, pemerintah desa atau kelurahan, maupun dinas sosial setempat.
Data yang diajukan kemudian dapat diproses untuk pemutakhiran dan dihitung kembali secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Perubahan posisi desil juga berkaitan dengan kepesertaan PBI-JK. Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 29/HUK/2026, penerima bantuan iuran jaminan kesehatan yang bergeser keluar dari kelompok desil 1-5 tetap dinyatakan aktif selama 90 hari kalender sejak perubahan tersebut ditemukan dalam DTSEN.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Cek Desil
Sebelum melakukan pengecekan, beberapa hal berikut perlu diperhatikan:
- Gunakan NIK 16 digit yang sesuai dengan KTP.
- Pastikan koneksi internet berjalan dengan baik.
- Masukkan captcha sesuai kode yang ditampilkan.
- Hindari situs yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.
- Ingat bahwa desil bukan angka yang menunjukkan besaran penghasilan.
- Jangan menganggap posisi desil sebagai kepastian menerima bansos.
- Gunakan jalur resmi apabila ingin mengajukan pembaruan data.
NIK juga sebaiknya tidak diberikan kepada pihak yang tidak berkepentingan. Proses pengecekan cukup dilakukan melalui kanal resmi pemerintah.
Cek Desil Sebelum Menunggu Bansos September 2026
Masyarakat dapat mengecek posisi desil untuk mengetahui informasi yang tercatat dalam DTSEN tanpa harus menunggu jadwal penyaluran bantuan. Proses tersebut dapat dilakukan melalui HP dengan menggunakan NIK KTP.
Hasil pengecekan dapat membantu memahami posisi keluarga dalam pemeringkatan DTSEN sekaligus melihat informasi kepesertaan bantuan yang tersedia.
Apabila data yang ditampilkan belum sesuai dengan keadaan sebenarnya, masyarakat dapat menempuh mekanisme pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos, pemerintah desa atau kelurahan, maupun dinas sosial. Jalur tersebut dapat digunakan agar data sosial ekonomi keluarga diperbarui melalui prosedur resmi.







