Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih dapat menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Agustus 2026 sebagai bagian dari penyaluran tahap 3. Periode tersebut mencakup Juli, Agustus, dan September dengan nilai bantuan Rp200.000 per bulan. Jika seluruh alokasi tiga bulan diterima, jumlah bantuan mencapai Rp600.000.
Penyaluran BPNT tidak diterima seluruh KPM pada waktu yang sama. Ada penerima yang telah memperoleh bantuan, sementara sebagian lainnya masih menunggu proses pencairan. Status penerimaan dapat diketahui secara mandiri melalui layanan resmi yang disediakan Kementerian Sosial (Kemensos).
Cara Cek BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026
KPM dapat memanfaatkan HP untuk memeriksa status BPNT melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Pemeriksaan ini dapat dilakukan dari mana saja tanpa perlu datang langsung ke kantor Kemensos.
Tahap pengecekannya sebagai berikut:
- Buka browser melalui HP.
- Masuk ke situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK yang tercantum pada KTP.
- Ketik kode captcha sesuai yang ditampilkan.
- Pilih tombol “Cari Data”.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
- Periksa informasi penerima dan bantuan yang tercatat.
Jika data ditemukan, halaman hasil pencarian akan memberikan keterangan mengenai status kepesertaan serta jenis bantuan yang diterima.
Mengecek BPNT lewat Aplikasi Cek Bansos
Kemensos juga menyediakan aplikasi Cek Bansos untuk mengakses informasi bantuan melalui HP. Pengguna yang belum mempunyai akun perlu melakukan pendaftaran dan menyelesaikan proses verifikasi terlebih dahulu.
Setelah akun dapat digunakan, pemeriksaan BPNT dilakukan dengan tahapan berikut:
- Instal aplikasi Cek Bansos resmi Kemensos melalui Play Store atau App Store.
- Jalankan aplikasi.
- Pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan NIK sesuai KTP dan data lain yang diminta.
- Tekan “Cari Data”.
- Perhatikan informasi yang muncul.
Data yang tersedia dapat memuat nama penerima, jenis bantuan, status kepesertaan, hingga periode penyaluran.
BPNT Tahap 3 untuk Juli, Agustus, dan September
BPNT tahap 3 mulai disalurkan pada 20 Juli 2026 dan berlangsung sampai September. Setiap KPM memperoleh alokasi Rp200.000 untuk masing-masing bulan.
Rinciannya adalah:
- Juli: Rp200.000
- Agustus: Rp200.000
- September: Rp200.000
- Total: Rp600.000
Penyaluran tidak dilakukan serentak sehingga waktu masuknya bantuan dapat berbeda antara satu KPM dengan KPM lainnya.
Cara Memeriksa Status Pencairan BPNT
KPM perlu memperhatikan keterangan penyaluran ketika membuka hasil pengecekan. Tidak cukup hanya memastikan nama masih tercantum sebagai penerima.
Apabila keterangan BPNT menunjukkan “YA”, berarti data tersebut tercatat sebagai penerima manfaat. Sementara status seperti “Berhasil Persiapan Penyaluran Bantuan” atau “Proses Transfer” menandakan bantuan masih berada dalam tahapan menuju pencairan.
Status tersebut dapat berubah sesuai perkembangan penyaluran. KPM yang belum menerima dana dapat melakukan pengecekan kembali secara berkala.
Penyebab BPNT Belum Masuk
Perbedaan waktu penerimaan dapat terjadi karena BPNT disalurkan secara bertahap. Proses pencairan juga berkaitan dengan validasi data, administrasi penerima, serta jalur penyaluran melalui bank Himbara atau PT Pos Indonesia.
Kemensos melakukan pembaruan data penerima sebelum maupun ketika bantuan disalurkan. KPM yang tidak lagi memenuhi persyaratan, mengundurkan diri, atau mengalami peningkatan kondisi ekonomi dapat dikeluarkan dari daftar penerima.
Jika status bantuan belum berubah, beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Memeriksa kembali melalui situs atau aplikasi resmi Kemensos.
- Memastikan NIK yang digunakan sesuai KTP.
- Mengecek kembali data anggota keluarga.
- Menghubungi pendamping sosial.
- Meminta informasi kepada pemerintah desa atau kelurahan.
- Belum Masuk Daftar Penerima BPNT
Warga yang merasa memenuhi ketentuan tetapi belum terdaftar sebagai penerima BPNT dapat mengajukan usulan. Salah satu caranya melalui fitur Usul pada aplikasi Cek Bansos.
Pengajuan juga dapat disampaikan melalui pemerintah desa atau kelurahan, RT/RW, maupun pendamping sosial.
Kondisi data kependudukan juga perlu diperhatikan. Perubahan anggota keluarga atau keadaan sosial ekonomi yang belum diperbarui dapat memengaruhi informasi penerima bantuan.
Mengecek BPNT Secara Offline
Masyarakat yang mengalami kendala menggunakan layanan online tetap dapat mencari informasi secara langsung. Pengecekan dapat dilakukan dengan mendatangi Dinas Sosial kabupaten/kota sambil membawa KTP dan KK.
Informasi mengenai status BPNT juga dapat ditanyakan kepada perangkat desa atau kelurahan, Ketua RT/RW, serta petugas yang menangani urusan kesejahteraan masyarakat.
Desil dalam Penentuan Penerima BPNT
Kemensos melakukan penyesuaian kelompok sasaran BPNT pada 2026. Jika sebelumnya penerima dapat berasal dari desil 1 hingga 5, penyaluran BPNT kini difokuskan pada kelompok desil 1 sampai 4.
Desil digunakan untuk menggambarkan posisi kesejahteraan masyarakat. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan angka desil yang semakin tinggi menunjukkan posisi ekonomi yang lebih baik.
Karena itu, pengecekan status bantuan sebaiknya tidak hanya berfokus pada nama penerima. Informasi mengenai desil dan data kependudukan yang tercatat juga penting diperhatikan.
Pengecekan BPNT periode Agustus 2026 dapat dilakukan melalui situs maupun aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos. Bantuan tahap 3 mencakup Juli, Agustus, dan September dengan alokasi Rp200.000 per bulan atau total Rp600.000 apabila seluruh periode diterima sekaligus.

















