{"id":825,"date":"2026-09-15T19:15:17","date_gmt":"2026-09-15T12:15:17","guid":{"rendered":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/?p=825"},"modified":"2026-09-15T17:22:12","modified_gmt":"2026-09-15T10:22:12","slug":"jadwal-cpns-2026-belum-ditetapkan-ini-syarat-formasi-dan-cara-daftarnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/jadwal-cpns-2026-belum-ditetapkan-ini-syarat-formasi-dan-cara-daftarnya\/","title":{"rendered":"Jadwal CPNS 2026 Belum Ditetapkan, Ini Syarat, Formasi dan Cara Daftarnya"},"content":{"rendered":"<p>Pemerintah belum menetapkan jadwal resmi pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum tahun 2026 hingga September 2026. Kepastian mengenai waktu pendaftaran, jumlah kebutuhan, formasi yang tersedia, serta ketentuan bagi pelamar masih dinantikan masyarakat, terutama para lulusan baru.<\/p>\n<p>Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini sebelumnya menyampaikan perhatian pemerintah terhadap regenerasi aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah juga membuka peluang bagi lulusan baru untuk ikut memperkuat birokrasi.<\/p>\n<p>Pernyataan itu disampaikan Rini di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24\/2\/2026). Meski demikian, sampai Kamis (10\/9\/2026), pemerintah belum mengumumkan pembukaan CPNS umum 2026.<\/p>\n<p>Masyarakat juga perlu membedakan seleksi CPNS jalur umum dengan sekolah kedinasan. Seleksi sekolah kedinasan 2026 sudah berlangsung, tetapi hal tersebut tidak berarti rekrutmen CPNS umum telah dibuka. Jadwal yang beredar di media sosial maupun situs internet juga belum dapat dijadikan acuan sebelum ada pengumuman resmi.<\/p>\n<h2>CPNS Umum 2026 Masih Menunggu Penetapan Pemerintah<\/h2>\n<p>Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum menetapkan jadwal pendaftaran CPNS umum 2026. Pemerintah masih melakukan pemetaan kebutuhan ASN di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.<\/p>\n<p>Pemetaan tersebut menjadi dasar untuk mengetahui kebutuhan pegawai sebelum formasi ditentukan. Oleh sebab itu, tanggal pendaftaran, jumlah formasi, dan persyaratan khusus untuk masing-masing jabatan belum dapat dipastikan.<\/p>\n<p>Masyarakat sebaiknya memastikan informasi mengenai rekrutmen berasal dari kanal resmi pemerintah. Poster atau unggahan media sosial yang mencantumkan tanggal pembukaan CPNS 2026 tanpa sumber resmi tidak dapat dianggap sebagai pengumuman.<\/p>\n<h2>Sekolah Kedinasan 2026 Sudah Memiliki Jadwal Berbeda<\/h2>\n<p>Seleksi melalui sekolah kedinasan memiliki jadwal tersendiri dan tidak sama dengan CPNS jalur umum. Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 telah dimulai pada 18 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Sementara itu, pengumuman lowongan berlangsung pada 15\u201324 Agustus dan pendaftaran ditutup pada 30 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Pada seleksi tersebut tersedia 4.770 formasi yang tersebar di sembilan kementerian dan lembaga penyelenggara sekolah kedinasan. Ketentuan ini tercantum dalam Surat Kepala BKN Nomor 5249\/B-KS.04.01\/SD\/K\/2026.<\/p>\n<p>Dengan demikian, masyarakat tidak dapat menyamakan pembukaan sekolah kedinasan dengan dimulainya pendaftaran CPNS umum 2026 karena keduanya merupakan jalur seleksi yang berbeda.<\/p>\n<h2>Perkiraan Jumlah Formasi CPNS 2026<\/h2>\n<p>Jumlah formasi CPNS umum untuk 2026 sampai saat ini juga belum ditetapkan. Sebelumnya, Rini Widyantini pernah menyampaikan sinyal mengenai kebutuhan sekitar 160.000 formasi CPNS.<\/p>\n<p>Perkiraan tersebut dikaitkan dengan jumlah ASN yang memasuki masa pensiun pada 2025. Data tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menghitung kebutuhan pegawai baru.<\/p>\n<p>Jika rekrutmen CPNS 2026 dibuka, kebutuhan ASN diperkirakan akan diarahkan untuk mendukung program prioritas nasional serta program prioritas Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>Namun, angka sekitar 160.000 formasi tersebut masih sebatas perkiraan. Jumlah itu belum dapat disebut sebagai kuota resmi CPNS 2026 sebelum pemerintah menetapkannya.<\/p>\n<h2>Syarat CPNS 2026 yang Bisa Mulai Disiapkan<\/h2>\n<p>Persyaratan resmi CPNS 2026 baru dapat diketahui setelah pengumuman seleksi diterbitkan pemerintah. Sambil menunggu kepastian tersebut, calon peserta dapat melihat ketentuan umum yang digunakan pada seleksi sebelumnya sebagai gambaran awal.<\/p>\n<p>Beberapa persyaratan yang biasanya diterapkan meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Warga Negara Indonesia (WNI).<\/li>\n<li>Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar, dengan ketentuan khusus untuk jabatan tertentu.<\/li>\n<li>Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap untuk tindak pidana sebagaimana diatur dalam ketentuan seleksi.<\/li>\n<li>Tidak pernah diberhentikan dengan hormat bukan atas permintaan sendiri atau diberhentikan dengan tidak hormat sebagai PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, maupun pegawai swasta.<\/li>\n<li>Tidak sedang berstatus sebagai CPNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Polri.<\/li>\n<li>Tidak menjadi anggota maupun pengurus partai politik.<\/li>\n<li>Mempunyai kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan jabatan yang dipilih.<\/li>\n<li>Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan jabatan.<\/li>\n<li>Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau lokasi lain yang ditentukan instansi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Daftar tersebut belum merupakan ketentuan final CPNS 2026. Pelamar tetap harus menunggu persyaratan resmi yang nantinya diumumkan pemerintah.<\/p>\n<h2>Dokumen yang Perlu Dipersiapkan<\/h2>\n<p>Calon peserta dapat memeriksa dan menyiapkan dokumen sejak sebelum pendaftaran dibuka. Dokumen yang biasanya diperlukan dalam proses seleksi antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>KTP atau surat keterangan dari Dukcapil.<\/li>\n<li>Kartu Keluarga.<\/li>\n<li>Ijazah.<\/li>\n<li>Transkrip nilai.<\/li>\n<li>Pasfoto terbaru.<\/li>\n<li>Swafoto.<\/li>\n<li>Dokumen pendukung sesuai formasi.<\/li>\n<li>Sertifikat atau surat registrasi tertentu apabila dipersyaratkan instansi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kesesuaian pendidikan dengan jabatan juga perlu diperiksa secara teliti. Formasi tertentu dapat memberikan persyaratan tambahan terkait jurusan, akreditasi, pengalaman kerja, sertifikasi, maupun dokumen lainnya.<\/p>\n<h2>Bidang yang Diperkirakan Membuka Formasi<\/h2>\n<p>Kebutuhan ASN nantinya akan mengikuti pemetaan pemerintah terhadap kebutuhan setiap instansi. Beberapa bidang yang berpotensi masuk dalam kebutuhan CPNS antara lain pendidikan, kesehatan, serta tenaga teknis.<\/p>\n<h3>Tenaga Pendidikan<\/h3>\n<p>Kebutuhan guru dalam beberapa tahun terakhir banyak diarahkan melalui jalur PPPK. Meski demikian, peluang CPNS untuk tenaga pendidik tetap dapat tersedia pada jabatan tertentu, termasuk dosen di perguruan tinggi negeri.<\/p>\n<h3>Tenaga Kesehatan<\/h3>\n<p>Sektor kesehatan juga menjadi salah satu bidang yang membutuhkan ASN. Jabatan yang berpotensi masuk dalam kebutuhan antara lain dokter umum, dokter spesialis, perawat, bidan, apoteker, serta tenaga promosi kesehatan.<\/p>\n<p>Penempatan dapat dilakukan di rumah sakit pemerintah, rumah sakit daerah, maupun fasilitas kesehatan yang masih membutuhkan tambahan tenaga.<\/p>\n<h3>Talenta Digital dan Tenaga Teknis<\/h3>\n<p>Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ikut mendorong kebutuhan terhadap tenaga dengan kemampuan di bidang teknologi informasi.<\/p>\n<p>Beberapa posisi yang berpotensi dibutuhkan meliputi software engineer, pranata komputer, analis data, keamanan siber, dan sistem analis.<\/p>\n<h3>Instansi Pusat dan Sektoral<\/h3>\n<p>Kementerian, lembaga penegak hukum, lembaga keuangan negara, serta instansi sektoral dapat membuka kebutuhan pegawai berdasarkan kondisi organisasinya.<\/p>\n<p>Pada seleksi sebelumnya, tersedia pula jabatan yang dapat diisi lulusan SMA\/SMK hingga sarjana, sesuai persyaratan pada masing-masing formasi.<\/p>\n<h2>Cara Daftar CPNS 2026 melalui SSCASN<\/h2>\n<p>Pendaftaran CPNS umum nantinya dilakukan melalui portal SSCASN BKN apabila pemerintah sudah membuka seleksi secara resmi.<\/p>\n<p>Secara umum, calon peserta perlu mengikuti tahapan berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Mengakses portal SSCASN BKN setelah pendaftaran resmi dibuka.<\/li>\n<li>Membuat akun menggunakan NIK, nomor KK, data pribadi, email, dan nomor telepon.<\/li>\n<li>Melengkapi biodata.<\/li>\n<li>Memilih instansi dan jabatan yang tersedia.<\/li>\n<li>Menentukan formasi sesuai kualifikasi pendidikan.<\/li>\n<li>Mengunggah seluruh dokumen yang diminta.<\/li>\n<li>Mengecek kembali data dan berkas sebelum dikirim.<\/li>\n<li>Menyelesaikan pendaftaran sesuai instruksi pada sistem.<\/li>\n<li>Mencetak atau menyimpan kartu pendaftaran jika diwajibkan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pelamar sebaiknya tidak membuat akun ataupun mengunggah dokumen hanya karena mengikuti informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Mekanisme yang berlaku harus mengacu pada petunjuk resmi ketika seleksi CPNS 2026 diumumkan.<\/p>\n<h2>Tahapan Seleksi CPNS<\/h2>\n<p>Mengacu pada pola seleksi sebelumnya, proses penerimaan CPNS umumnya dimulai dari pemeriksaan administrasi. Peserta yang lolos tahap tersebut kemudian mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).<\/p>\n<p>SKD dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan tiga materi utama, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).<\/li>\n<li>Tes Intelegensia Umum (TIU).<\/li>\n<li>Tes Karakteristik Pribadi (TKP).<\/li>\n<\/ul>\n<p>Peserta yang memenuhi ketentuan selanjutnya dapat melanjutkan ke Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Materi dan bentuk SKB menyesuaikan jabatan serta instansi yang dipilih peserta.<\/p>\n<h2>Perkiraan Jadwal CPNS 2026<\/h2>\n<p>Sampai September 2026, pemerintah belum menetapkan jadwal resmi pendaftaran CPNS umum 2026. Karena itu, tanggal yang beredar melalui media sosial belum dapat dijadikan pegangan.<\/p>\n<p>Pola rekrutmen pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa pemerintah terlebih dahulu memetakan kebutuhan ASN dan menetapkan formasi. Setelah itu, pengumuman seleksi dan pendaftaran dilakukan.<\/p>\n<p>Sebagai gambaran, pendaftaran CPNS pernah berlangsung pada 30 Juni 2021, 20 September 2023, dan 20 Agustus 2024. Sementara itu, tidak ada pembukaan CPNS reguler nasional pada 2022 dan 2025.<\/p>\n<p>Perbedaan waktu pembukaan tersebut menunjukkan bahwa jadwal rekrutmen tidak memiliki pola tanggal yang sama setiap tahun. Karena itu, perkiraan jadwal CPNS 2026 tetap tidak dapat menggantikan pengumuman resmi pemerintah.<\/p>\n<h2>Bagaimana dengan CPNS 2027?<\/h2>\n<p>Pembahasan mengenai rekrutmen ASN 2027 mulai muncul, terutama terkait regenerasi ASN dan kebutuhan tenaga pendidik.<\/p>\n<p>Salah satu wacana yang berkembang adalah evaluasi serta kemungkinan adanya seleksi khusus bagi guru PPPK yang memenuhi kriteria pengabdian untuk beralih menjadi PNS. Guru PPPK yang berusia 35 tahun ke atas disebut dapat masuk dalam skema khusus tersebut.<\/p>\n<p>Namun, wacana tersebut tidak berarti pendaftaran CPNS 2027 untuk masyarakat umum telah dibuka. BKN dan Kementerian PANRB belum menetapkan jadwal nasional, jumlah kuota, maupun persyaratan umum CPNS 2027.<\/p>\n<p>Masyarakat perlu membedakan kebijakan khusus atau wacana rekrutmen dengan pembukaan seleksi CPNS secara nasional.<\/p>\n<h2>Waspadai Informasi Palsu CPNS 2026<\/h2>\n<p>BKN mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap informasi CPNS yang beredar melalui media sosial. Tautan yang tidak menggunakan domain pemerintah serta ajakan untuk menyerahkan data pribadi menjadi hal yang perlu dicermati.<\/p>\n<p>NIK, nomor Kartu Keluarga, kata sandi, dan kode OTP merupakan informasi pribadi yang tidak boleh diberikan kepada pihak yang tidak jelas.<\/p>\n<p>Pelamar juga perlu menghindari pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Seleksi ASN mempunyai tahapan resmi dan dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditentukan pemerintah.<\/p>\n<h2>Persiapan yang Bisa Dilakukan Sambil Menunggu<\/h2>\n<p>Calon peserta tetap dapat memanfaatkan waktu sebelum pengumuman resmi untuk melakukan persiapan. KTP, KK, ijazah, dan transkrip nilai dapat diperiksa kembali agar data di dalamnya sesuai.<\/p>\n<p>Latihan SKD juga dapat dimulai secara bertahap dengan mempelajari TWK, TIU, dan TKP. Peserta dapat membiasakan diri mengerjakan soal dengan sistem berbasis CAT agar lebih siap menghadapi pola ujian.<\/p>\n<p>Informasi mengenai formasi, jadwal, dan persyaratan sebaiknya selalu diperoleh dari sumber pemerintah. Portal SSCASN BKN serta kanal resmi BKN dan Kementerian PANRB menjadi rujukan ketika pengumuman CPNS diterbitkan.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>CPNS 2026 jalur umum hingga September 2026 belum memiliki jadwal pendaftaran resmi. Pemerintah masih melakukan pemetaan kebutuhan ASN sebelum menentukan formasi dan membuka seleksi.<\/p>\n<p>Sementara itu, seleksi sekolah kedinasan 2026 merupakan jalur yang berbeda dan telah berjalan dengan 4.770 formasi. Perkiraan sekitar 160.000 formasi CPNS umum juga belum menjadi kuota resmi.<\/p>\n<p>Calon pelamar dapat menggunakan waktu tunggu untuk memeriksa dokumen, mempelajari materi SKD, dan mengikuti informasi dari kanal resmi pemerintah. Jadwal yang beredar tanpa pengumuman resmi sebaiknya tidak dijadikan dasar untuk melakukan pendaftaran.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah belum menetapkan jadwal resmi pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum tahun 2026 hingga September 2026. Kepastian mengenai waktu pendaftaran, jumlah kebutuhan, formasi yang tersedia, serta ketentuan bagi pelamar masih dinantikan masyarakat, terutama para lulusan baru. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini sebelumnya menyampaikan perhatian pemerintah terhadap regenerasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":826,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"3","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"single-post","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"float","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_author_box":"1","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_review":[],"enable_review":"","type":"percentage","name":"","summary":"","brand":"","sku":"","good":[],"bad":[],"score_override":"","override_value":"","rating":[],"price":[],"footnotes":""},"categories":[33],"tags":[1321,1316,1317,1325,1320,1318,1322,1324,1323,1319],"class_list":["post-825","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info","tag-cara-daftar-cpns-2026","tag-cpns-2026","tag-cpns-2026-belum-dibuka","tag-cpns-terbaru-2026","tag-formasi-cpns-2026","tag-jadwal-cpns-2026","tag-pendaftaran-cpns-2026","tag-seleksi-cpns-2026","tag-sscasn-bkn","tag-syarat-cpns-2026"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/825","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=825"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/825\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":827,"href":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/825\/revisions\/827"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/826"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=825"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=825"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/icosa2017.umsu.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=825"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}